Khasiat Ayat Kursi
Dari Anas bin
Malik r.a. berkata, "Rasulullah S.A.W bersabda : Apabila seseorang dari
umatku membaca ayat Kursi 12 kali, kemudian dia berwuduk dan mengerjakan solat
subuh, nescaya Allah akan menjaganya dari kejahatan syaitan dan darjatnya sama
dengan orang yang membaca seluruh al-Qur'an sebanyak tiga kali, dan pada hari
kiamat ia akan diberi mahkota dari cahaya yang menyinari semua penghuni
dunia."
Berkata Anas
bin Malik, "Ya Rasulullah, apakah hendak dibaca setiap hari?"
Sabda
Rasulullah S.A.W, " Tidak, cukuplah membacanya pada setiap hari
Jumaat."
Umat-umat
dahulu hanya sedikit sahaja yang mempercayai rasul-rasul mereka dan itu pun
apabila mereka melihat mukjizat secara langsung. Kita sebagai umat Islam tidak
boleh ragu-ragu tentang apa yang diterangkan oleh Allah dan Rasul. Janganlah
kita ragu-ragu tentang al-Qur'an, hadis dan sunnah Rasul kita. Janganlah kita
menjadi seperti umat yang terdahulu yang mana mereka itu lebih suka banyak
bertanya dan hendak melihat bukti-bukti terlebih dahulu sebelum mereka beriman.
Setiap satu
yang dianjurkan oleh Rasulullah S.A.W kepada kita adalah untuk kebaikan kita
sendiri. Rasulullah S.A.W menyuruh kita mengamalkan membaca surah Kursi.
Kehebatan ayat ini telah ditearngkan dalam banyak hadis. Kehebatan ayat Kursi
ini adalah untuk kita juga, yakni untuk menangkis gangguan syaitan dan
kuncu-kuncunya di samping itu kita diberi pahala.
Begitu juga dengan surah
al-Falaq, surah Yasin dan banyak lagi ayat-ayat al-Qur'an yang mempunyai
keistimewaannya. Setiap isi al-Qur'an itu mempunyai kelebihan yang tersendiri.
Oleh itu kita umat Islam, janganlah ada sedikit pun keraguan tentang ayat-ayat
al-Qur'an, hadis Nabi dan sunnah Baginda S.A.W. Keraguan dan was-was itu
datangnya dari syaitan.
Bahaya Berbangga dengan Maksiat dan Dosa
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya serta umatnya hingga akhir zaman.
Musibah terbesar yang menimpa jiwa adalah lalai dari petunjuk dan berpaling dari jalan lurus karena mengikuti hawa nafsu dan mengutamakan kehidupan dunia. Musibah ini bisa mematikan hati dan menghancurkan badan. Sehingga tepatlah jika Allah banyak mencela orang-orang yang lalai, menyebut mereka dengan sifat-sifat buruk, dan mengancam dengan siksa dahsyat.
Allah Ta'ala berfirman,
إِنَّ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ آيَاتِنَا غَافِلُونَ أُولَئِكَ مَأْوَاهُمُ النَّارُ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
"Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami, mereka itu tempatnya ialah neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan." (QS. Yunus: 7-8)
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ
"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai." (QS. Al-a'raf: 179)
Orang-orang lalai lebih sesat daripada binatang ternak. Nerakalah balasan atas kelalaian mereka, dan neraka itu seburuk-buruk tempat tinggal. Hal itu disebabkan, mereka membatasi tujuan hidup mereka hanya pada makan, minum, dan mendapatkan kenikmatan. Mereka larut dalam hawa nafsu dan menikmati syahwat. Mereka lalai dari ketaatan kepada pencipta langit dan bumi, Allah Subhanahu wa Ta'ala. Telinga mereka tuli dari mendengarkan kebenaran.
Mata mereka buta dari mengambil pelajaran. Hati mereka lengah dari al-haq. Ayat-ayat telah dibacakan kepada mereka dan argumentasi kebenaran pun telah ditegakkan, tapi mereka lalai dari semua itu. Pelajaran-pelajaran besar tidak dihiraukan. Peringatan-peringatan tidak diindahkan. Mereka larut dalam kesenangan dan kelalaian. Angan-angan mereka terlalu panjang sehingga melalaikan dari ketaatan dan tidak meninggalkan kesesatan. Lalu datang siksa Allah secara tiba-tiba saat mereka larut dalam kemaksiatannya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
وَكَمْ مِنْ قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَاهَا فَجَاءَهَا بَأْسُنَا بَيَاتًا أَوْ هُمْ قَائِلُونَ * فَمَا كَانَ دَعْوَاهُمْ إِذْ جَاءَهُمْ بَأْسُنَا إِلَّا أَنْ قَالُوا إِنَّا كُنَّا ظَالِمِينَ
"Betapa banyaknya negeri yang telah Kami binasakan, maka datanglah siksaan Kami (menimpa penduduk) nya di waktu mereka berada di malam hari, atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari. Maka tidak adalah keluhan mereka di waktu datang kepada mereka siksaan Kami, kecuali mengatakan: "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim"." (QS. Al-A'raf: 4-5)
Mereka menyadari kesalahan, tapi tidak lekas taubat. "Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan. Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. Maka orang-orang yang lalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam." (QS. Al-An'am: 43-45)
. . . Angan-angan mereka terlalu panjang sehingga melalaikan dari ketaatan dan tidak meninggalkan kesesatan. Lalu datang siksa Allah secara tiba-tiba saat mereka larut dalam kemaksiatannya. . .
Di antara fenomena kerasnya hati dan lalai dari mendekatkan diri kepada penguasa alam raya, manusia tidak menghiraukan peringatan Allah dalam Kitabnya dan terus-menerus bermaksiat di sepanjang waktu, baik siang atau malam. Kebanyakan mereka terus melakukan perbuatan yang mendatangkan kemurkaan-Nya. Riba yang Allah nyatakan perang terhadap pelakunya marak dilakukan dan menjadi satu sistem yang tak bisa lepas dari perekonomian mereka. Hampir semua pedagang dan pebisnis, baik muslim atau non-muslim, tidak lepas darinya.
Begitu juga urusan shalat. Banyak orang secara terang-terangan meninggalkannya. Masjid-masjid sepi dari shalat berjamaan kecuali pada momen-momen tertentu saja.
Demikian pula dengan puasa. Saat sudah sampai dipertengahan bulan, orang-orang sudah tidak lagi sungkan makan, minum, merokok di jalanan. Padahal penduduk negeri ini mayoritas muslim.
Dalam urusan harta, kebanyakan orang enggan mengeluarkan sebagian dari rizki yang telah Allah anugerahkan untuk zakat, infak dan sedekah. Mereka lebih suka menghabiskan harta untuk menuruti syahwat haramnya.
Berapa banyak rumah-rumah kaum muslimin yang diisi dengan patung, lukisan dan film-film yang menjijikkan. Suara musik dan nyanyian yang menjauhkan malaikat rahmat dari memasukinya. Kaum wanitanya, terbiasa keluar rumah dalam kondisi telanjang mengungmbat auratnya. Dan masih banyak lagi kemungkaran-kemungkaran lainnya yang dipertontonkan di tengah masyarakat yang mayoritas beragama Islam ini.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتًا وَهُمْ نَائِمُونَ أَوَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَنْ يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ أَوَلَمْ يَهْدِ لِلَّذِينَ يَرِثُونَ الْأَرْضَ مِنْ بَعْدِ أَهْلِهَا أَنْ لَوْ نَشَاءُ أَصَبْنَاهُمْ بِذُنُوبِهِمْ وَنَطْبَعُ عَلَى قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَسْمَعُونَ
"Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)?
Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. Dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri sesudah (lenyap) penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka karena dosa-dosanya; dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (pelajaran lagi)?" (QS. Al-A'raf: 96-100)
Sungguh tidaklah Allah menyiksa suatu kaum melainkan saat mereka lalai dan menyimpang. Mereka tertipu dengan kenikmatan-kenikmatan duniawi yang diperolehnya. Maka jika engkau lihat Allah memberikan dunia melimpah kepada manusia di atas kemaksiatan terhadap-Nya, ketahuilah, Allah sedang ingin menarik mereka kepada kebinasaan secara berlahan-lahan dengan cara yang tidak mereka ketahui. "Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh." (QS. Al-A'raf: 183)
. . . jika engkau lihat Allah memberikan dunia melimpah kepada manusia di atas kemaksiatan terhadap-Nya, ketahuilah, Allah sedang ingin menarik mereka kepada kebinasaan secara berlahan-lahan dengan cara yang tidak mereka ketahui. . .
Kesengajaan melakukan kesalahan, terang-terangan melakukan kemaksiatan, mengulang-ulang perbuatan dosa, dan meremahkan ancaman Allah merupakan kezaliman di atas kezaliman. Karenanya Allah menyiapkan hukuman berat atas dosa besar ini sehingga mengharamkan ampunan-Nya atas mereka.
وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّى إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا
"Dan tidaklah tobat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: "Sesungguhnya saya bertobat sekarang" Dan tidak (pula diterima tobat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih." (QS. Al-Nisa': 18)
Allah menyamakan orang yang terus-menerus melakukan dosa sehingga kematian menjemput dan orang yang tetap kafir sampai datangnya kematian dengan ditiadakan taubat dari mereka. Wal'iyadhu billah!
Dalam hadits shahih disebutkan, "Setiap umatku dimaafkan (kesalahannya) kecuali al-mujahirun." Yakni orang yang berbangga dengan kemaksiatannya dan tidak lekas bertaubat dengan meninggakan dosa.
Karenanya wahai saudaraku, teruslah bertakwa kepada Allah. Bersungguh-sungguhlah dalam menjalankan ketaatan kepada-Nya. Hindari sikap berbangga dengan maksiat dan jangan terus-menerus mengerjakannya. Jangan remehkan ancaman Allah dan siksa-Nya. Sungguh semua itu adalah sebab datangnya kebinasaan. Jika Anda tergelincir kepada kesalahan segeralah menyesal dan bertaubat sebelum habis kesempatan. Sesungguhnya setiap anak Adam (manusia) pastilah berbuat salah, namun sebaik-baik mereka yang berbuat salah adalah mereka yang segera bertaubat.
. . . Allah menyamakan orang yang terus-menerus melakukan dosa sehingga kematian menjemput dan orang yang tetap kafir sampai datangnya kematian dengan ditiadakan taubat dari mereka. . .
Perbaiki hati dari kerusakannya dan titilah jalan kebenaran dalam ucapan, perbuatan dan mu'amalah kalian, semoga Allah akan memperbaiki kondisi kalian. Wallahu Ta'ala A'lam.
Mendoakan Keburukan Untuk Orang yang Menzalimi
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Dizalimi dan dianiaya, pasti setiap orang tidak suka. Sehingga saat terzalimi ia akan berbuat apa saja agar terhindar dari kezaliman itu. Jika mampu, ia akan menghentikan kezaliman atas dirinya dengan tenaganya atau lisannya. Namun bagaimana jika ia tidak memiliki kemampuan?
Boleh jadi doa menjadi senjata terakhir baginya. Ia menghaturkan kepada penguasa alam semesta (AllahSubhanahu wa Ta'ala) atas kezaliman yang dialaminya dan meminta kebinasaat untuk orang yang terlah berbuat zalim kepadanya. Dan berdasarkan sabda Rasul-Nya, Allah akan mengabulkan doa orang yang terzalimi.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
"Tiga orang yang tidak akan ditolak doanya: orang puasa sampai ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yang dizalimi." (HR. Al-Tirmidzi)
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berpesan kepada Mu'ad bin Jabal saat mengutusnya ke Yaman,
وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ
"Dan takutlah doa orang terzalimi, karena tidak ada hijab (penghalang) antara ia dengan Allah." (Muttafaq 'Alaih)
Status Mendoakan Keburukan Atas Orang Zalim
Pada dasarnya, dibolehkan bagi orang yang dizalimi dan dianiaya untuk membela dirinya salah satu bentuknya adalah dengan mendoakan keburukan atas orang yang menzaliminya.
Allah Ta'ala berfirman,
لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَنْ ظُلِمَ وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا
"Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Nisa': 148)
Ibnu Abbas berkata tentang ayat ini: "Allah tidak suka seseorang mendoakan keburukan untuk selainnya, kacuali ia dalam keadaan dizalimi. Allah memberikan keringanan baginya untuk mendoakan keburukan atas orang yang menzaliminya.dan itu ditunjukkan oleh firman-Nya, "Kecuali oleh orang yang dianiaya." (namun), jika bersabar maka itu lebih baik baginya. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir terhadap ayat di atas)
Firman Allah yang lain,
وَلَمَنِ انْتَصَرَ بَعْدَ ظُلْمِهِ فَأُولَئِكَ مَا عَلَيْهِمْ مِنْ سَبِيلٍ
"Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka." (QS. Al-Syuura: 41)
. . . dibolehkan bagi orang yang dizalimi dan dianiaya untuk membela dirinya salah satu bentuknya adalah dengan mendoakan keburukan atas orang yang menzaliminya. . .
Namun, apakah ini yang terbaik baginya? Tidak. Jika ia membalas kepada orang yang menzaliminya dengan doa keburukan, maka ia tidak mendapat apa-apa karena ia telah mendapatkan apa yang ia inginkan (kepuasan).
Berbeda jika doanya dengan niatan agar orang-orang tidak lagi menderita akibat kejahatannya, maka ia mendapat pahala dengannya. Terlebih jika niatnya untuk menghilangkan kezaliman, menegakkan syariat Allah dan hukum-Nya, maka pahala yang didapatkannya lebih banyak.
Namun, jika ia bersabar, memaafkan, dan membalas keburukan dengan kebaikan maka ia mendapat pahala yang besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala,
فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ
"Maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." (QS. Al-Syuura: 40)
Maksudnya: Allah tidak akan menyia-nyiakan sikapnya itu di sisi-Nya. Tetapi Allah akan memberikan pahala yang besar dan balasan baik yang setimpal. Disebutkan dalam hadits shahih, "Tidaklah Allah menambah kepada hamba melalui maaf yang ia berikan kecuali kemuliaan." (HR. Muslim)
Allah Ta'ala berfirman,
وَلَا تَسْتَوِي الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ فَإِذَا الَّذِي بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَأَنَّهُ وَلِيٌّ حَمِيمٌ وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
"Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar." (QS. Fushshilat: 34-35)
Maksud "Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik," adalah: apabila ada orang yang berbuat buruk kepadamu baik dengan perkataan atau perbuatan, maka balaslah dengan kebaikan. Jika ia memutus hubungan denganmu, maka sambunglah. Jika ia menzalimimu maka maafkan ia. Jika membicarakan keburukanmu –baik di depan atau di belakangmu- maka jangan engkau balas, tapi maafkan ia dan bebicara kepadanya dengan lemah lembut. Jika ia mengucilkanmu dan tidak mau berbicara denganmu, maka berbicaralah yang baik dan mulailah berilah salam kepadanya.
Tidaklah taufiq Allah ini diberikan kecuali kepada orang-orang yang sabar atas keburukan yang ia dapatkan dan menyikapinya dengan sesuatu yang Allah cinta. Karena sifat dasar manusia –inginnya- membalas keburukan dengan keburukan agar terpuasaan. Ia tidak mau memberikan maaf. Tapi sifat dalam ayat ini sangat istimewa, bukan hanya maaf yang ia berikan, tapi membalas keburukan dengan memberikan kebajikan. Ia sadar bahwa membalas keburukan dengan keburukan tidaklah mendatangkan kebaikan untuk dirinya, khususnya di akhirat. Sementara jika ia berbuat baik kepadanya, kebaikannya itu akan tetap dicatat kebaikan.
Bersikap seperti di atas tidaklah akan merendahkan martabatnya, tetapi sebaliknya, Allah akan meninggikannya dengan akhlak mulia tersebut. Allah akan meninggikan derajatnya di dunia dan akhirat karena mulianya akhlak yang ia tampilkan. Wallahu Ta'ala A'lam.
Review Fifty Shades of Grey
Recommended for: punya ketabahan terhadap buku membosankan level kakap
Read from July 01 to 08, 2012
Subject: Siapa saya?
Tanggal: July 13 2012 14:52
Kepada: @alvina13
Kenalkan nama asli saya Christian Grey, tapi panggil saja Mr. Perfect. Kalau kamu Tanya saya seperti apa, lebih baik saya deskripsikan saja dalam tiga kata.
Tampan, Kaya, Sempurna.
Pengalaman cinta?
Ah, untungnya saya tidak pernah jatuh cinta. Buat saya cinta hanyalah omong kosong belaka. Komitmen dan segala sesuatu di belakangnya membuat saya tak pernah mau merasakan jatuh cinta.
Tapi tunggu dulu, itu sebelum saya kenalan sama cewek super lugu dan cantik suatu hari di kantor pribadi saya.
Jadi begini, suatu hari ada cewek yang mau mewawancarai saya, namanya Anastasia. Semenjak dia datang itulah, saya rasa saya mulai menyukainya. Saya mulai mencari tahu segala sesuatu tentang dia, rumahnya, pekerjaannya, sampai suatu hari kami bertemu lagi dan saya tahu bahwa dia juga menyukai saya.
Sebentar, saya harus mengakui sesuatu kepada Anda.
Saya punya kebiasaan yang berbeda dalam membina hubungan dengan wanita. Okelah, saya memang sudah sering dekat dan bermain-main dengan wanita, tapi itu pun hanya sebatas kontrak. Benar. Saya membuat kontrak dengan mereka semua.
Kenapa?
Begini..
Saya menyukai peran sebagai seorang Dominan jika berhubungan dengan wanita, Baik dalam keseharian maupun di atas ranjang. Bahkan bisa dibilang saya menyukai peran sebagai dominan di manapun saya berada.
Kali ini saya terbebani, maukah Ana menandatangani kontrak tersebut saat berhubungan dengan saya? Sungguh, saya benar-benar menyukai gadis ini, saya ingin memiliki dia seutuhnya, tapi tentu saja untuk itu ia harus menandatangani kontrak kami. Harus. Bagaimanapun caranya akan saya lakukan untuk menaklukan Ana.
Kamu boleh saja memiliki pikiran bahwa saya terlalu berambisius terhadap Ana. Tapi toh Ny. E.L James membuat tokoh saya sedemikian sempurnanya sampai apapun bisa saya dapatkan dengan mudah. Termasuk Ana, pastinya.
Christian Grey
CEO, Grey Enterprises Holdings Inc.
Dari: Ms. Naive
Subject: Kenapa aku?
Tanggal: July 13 2012 16:12
Kepada: @alvina13
Pertama kali aku melihat Mr. Grey, aku terpesona oleh dia. Semua tentang dia. Caranya menjawab pertanyaan, senyumannya, sorot matanya, terutama ketampanannya. Dan ketika dia tahu kalau dia juga menginginkanku, rasanya saat itu aku bisa menobatkan diri menjadi gadis paling berbahagia sedunia.
Bayangkan saja, Mr. Grey, Lelaki idaman banyak wanita malah mengejar-ngejar aku.
Aku juga nggak ngerti kenapa aku yang dipilih. Aku yang polos, yang naif, yang biasa biasa saja, dan sialnya kenapa Ny. James menokohkan aku menjadi si ugly duck yang tak punya keistimewaan barang satupun. Yeah, entah film apa yang sedang ditonton Ny. James saat membuat karakterku.
Apa, nonton Twilight?
Haree genee masih nonton Twilight?
Hmm.. mungkin aku harus menonton film itu juga. Memang sih banyak yang bilang karakterku seperti duplikatnya Bella. Eh siapa juga yang mau disama-samain dengan orang lain? Kalau boleh milih, aku minta ditokohkan seperti Kate, sahabatku. Ya, cewek berambisius, kaya, cantik dan kadang juga bersifat dominant.
Pasti jalan cerita akan seru donk kalau si Grey yang dominant Vs Aku yang juga Dominan. Bukan model Pasrah aja kaya Ana yang sekarang. *sigh
Tapi tak apalah. Tok dengan jadi Ana yang begini, tetap membuat buku ini laris. *senyum ngeliat pundi pundi di celengan.
Kembali ke Grey, percobaan kami beberapa kali di atas ranjang bisa dibilang sukses sih, tapi aku masih belum menandatangani kontrak tersebut. Kenapa?
Jual mahal dikit doonk.
Padahal sebenarnya aku sudah mengiyakan berkali-kali, hanya saja rasanya ada yang tidak pas dengan semua aturan-aturan yang tertera di kontrak tersebut. Enak aja dia mau njadiin aku sebagai Submissivenya doank, I want more. Give me More!
Tapi kita lihat saja nanti, bagaimana kisah kami berlanjut.
Sementara ini aku tidak mau berkomentar banyak.
-----------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------
Dari: @alvina13
Subject: Jadi begini…
Tanggal: July 13 2012 16:51
Kepada: yang akan menjadi saksi hubungan dua orang di atas
Keinginan gue buat baca buku ini sebenernya berawal dari twitter. Iya, tengah malem ada yang ngetwit ngasih info kalau ini buku bakal diterjemahin di sini (Indonesia). Jadi muncul ide untuk membaca versi aslinya lalu membandingkannya (kelak) dengan buku versi terjemahannya (kalau jadi dicetak dan diterbitkan). Bagaimana versi smooth yang katanya akan digunakan dalam versi terjemahan itu yang sebenarnya membuat gue dan beberapa orang temen penasaran.
Awalnya satu dua orang, lalu nambah-nambah-dan nambah lagi yang ikutan.
Tadinya gue pikir ini novel punya jalan cerita utama menarik, terlepas dari fakta bahwa sebenarnya cerita ini versi pengembangan ficfan nya Twilight. Seperti info yang gue dapet dari sini
As was reported in the Washington Post, the 50 Shades of Grey trilogy has its origins in Twilight fan fiction. James took Bella and Edward, placed them a few years in the future in Seattle, and called the book Master of the Universe. That book was published on FanFiction.net. James reportedly rewrote the story to remove the Twilight influence, adding new characters and situations. Edward's character became Christian Grey and Bella was re-imagined as Anastasia Steele. All paranormal elements were removed -- there are no vampires whatsoever. This new work is what readers are getting when they buy 50 Shades of Grey edition published by The Writer's Coffee Shop.
Tapi ternyata gue salah. Novel ini tidak punya kekuatan dalam jalan cerita utamanya. Entah karena baru buku pertama atau bagaimana, tapi yang didapatkan dari buku ini hanya kisah perkenalan Ana dan Grey yang gitu-gitu aja. Si Grey yang ngebet biar Ana mau teken kontrak, dan si Ana yang malu malu kucing buat teken kontrak sama Grey.
Si Grey yang super kaya memfasilitasi dan pelan-pelan masuk mendominasi kehidupan Ana dan Si Ana yang plin plan mau ngelanjutin atau nggak hubungan dia sama Mr. Grey.
Ada pendapat bahwa mereka yang suka hal-hal romantis akan suka sama buku ini, tapi nyatanya pendapat itu tidak berlaku buat gue. Lalu alur ceritanya yang lambat banget. Terhitung gue sempat lima kali jatuh tertidur saat membaca buku ini, ya, karena saking lambatnya berasa ngejar ngejar siput.
Nah, terus kenapa gue kasih dua bintang? yang membuat nilai plus buku ini adalah gue penasaran bagaimana masa lalu Mr. Grey sebenarnya. Mengapa dia memiliki keinginan yang kuat sebagai seorang Dominant padahal di cerita pun sebenarnya dia tak bermasalah jika harus berhubungan yang biasa-biasa saja (seperti saat test drive *mengutip ungkapan Mbak Dewi* pertama dia dengan Ana).
Lalu cover yang keren, menurut gue loh, yang sebenarnya sudah bisa ditebak sih itu dasinya siapa buat apa, somehow tetep aja keliatan elegant gitu..
Kesimpulan gue setelah khatam baca buku ini?
Dua bintang aja cukup. It was Ok kalo kata Goodreads, tapi gue juga ngga yakin versi Indonesianya dapet berapa bintang (kalo jadi diterbitin lho yaaa). :p
Lalu isinya yang tersebut fenomenal?
Memang banyak adegan ‘ehem’ nya, dan ‘ehem-ehem’ yang ‘beda’. Ngga terlalu sadis sih (ya iyalah mana mungkin si Grey tega sama Ana). Mungkin karena di buku ini dicantumin kontrak (yang berkali kali muncul, direvisi, muncul lagi di bab-bab berikutnya) yang membuat gue bosen dan garing tapi juga membuka pengetahuan baru tentang apa itu Dominant dan Submissive.
Jadi, gimana, masih pada mau baca buku ini? Memang heboh banget sih kalau di luar negeri, tapi menurut gue buku ini biasa saja.
Tapi kalo penasaran ya.. gue saranin baca aja review temen-temen lainnya. Baru memutuskan bakal baca atau ngga.
....
Kalo masih memutuskan untuk baca, well.. jangan malem-malem pas di kasur, entar kasusnya kayak gue.
…
..
....
.....
.....
.........
@alvina13
Emak-emak yang terperangkap dalam tubuh gadis manis.
nb:
big hugs buat temen temen baca bareng fifty yang ini. Ren, Mbak Dewi, Kang Erie, Mbak Desty. *handshake
We will Surviveee... and yes, we are survive. Finally.
:D
Download
Teracopy V 2.27 Full With Activation Key Free Download
TeraCopy biasanya bebas dari biaya utilitas dibuat untuk meniru / menggeser data yang lebih cepat dan lebih dilindungi. TeraCopy dapat mengambil rekor transfer gagal. TeraCopy batas dari data yang tidak diinginkan melalui copy dan bahkan memperlihatkan recordsdata dilewati pada akhir transfer file data. Hitungan pada file data CRC checksum sekitar fly memacu sampai pasokan dan fokus pada informasi kesetaraan. Desegregasi Unseamed dengan Windows Explorer memungkinkan Anda untuk membantu untuk menjaga tampil dengan file data seperti biasa.
TeraCopy adalah benar-benar rencana perjanjian dimaksudkan untuk meniru dan menggeser recordsdata dengan kecepatan maksimum yang mungkin, memberikan pengguna akhir dengan seluruh banyak karakteristik:
Backup data lebih cepat. TeraCopy berlaku dinamis disesuaikan melembutkan untuk menurunkan mencari kali.
Asynchronous duplikat mempercepat pertukaran dokumen di antara dua drive yang sebenarnya sulit fisik.
Pause dan melanjutkan transfer dokumen. Jeda duplikat pendekatan setiap saat untuk gratis aset-aset metode dan maju menggunakan satu klik.
Kesalahan pemulihan. Hanya jika terjadi kesalahan menyalin, TeraCopy akan mencoba berbagai periode dan skenario dalam lebih buruk hanya melewatkan catatan, tidak menolak pertukaran total.
Interaktif dokumen daftar. Pameran TeraCopy gagal transfer rekor dan memungkinkan Anda bersiap masalah dan informasi masalah recopy saja.
Shell integrasi. TeraCopy benar-benar dapat mengubah Explorer meniru dan menjalankan fitur, menyerah Anda berfungsi dengan recordsdata seperti biasa.
Penuh Unicode bantuan.
Mendukung Windows 8 x64.
Download
TeraCopy adalah benar-benar rencana perjanjian dimaksudkan untuk meniru dan menggeser recordsdata dengan kecepatan maksimum yang mungkin, memberikan pengguna akhir dengan seluruh banyak karakteristik:
Backup data lebih cepat. TeraCopy berlaku dinamis disesuaikan melembutkan untuk menurunkan mencari kali.
Asynchronous duplikat mempercepat pertukaran dokumen di antara dua drive yang sebenarnya sulit fisik.
Pause dan melanjutkan transfer dokumen. Jeda duplikat pendekatan setiap saat untuk gratis aset-aset metode dan maju menggunakan satu klik.
Kesalahan pemulihan. Hanya jika terjadi kesalahan menyalin, TeraCopy akan mencoba berbagai periode dan skenario dalam lebih buruk hanya melewatkan catatan, tidak menolak pertukaran total.
Interaktif dokumen daftar. Pameran TeraCopy gagal transfer rekor dan memungkinkan Anda bersiap masalah dan informasi masalah recopy saja.
Shell integrasi. TeraCopy benar-benar dapat mengubah Explorer meniru dan menjalankan fitur, menyerah Anda berfungsi dengan recordsdata seperti biasa.
Penuh Unicode bantuan.
Mendukung Windows 8 x64.
Download
Amalan Penolak Bala
Hidup ini tidak seindah yang dibayangkan. Banyak hal yang tidak
terduga menghampiri hidup kita. Kepahitan dan kegetiran adalah warna yang
memoles lembar kehidupan manusia. Meski sesungguhnya bagi orang yang beriman
dunia ini adalah surga tak berperi dengan kenikmatan dan keelokannya yang tidak
bertepi.
Untuk kita yang saat ini sedang
dalam kubangan musibah ada baiknya kita mencoba menyisir jalan kebaikan berikut
ini. Atau, kita yang sedang dihantui kegagalan, inilah amalan yang menghibur
untuk menolak berbagai kemungkinan bala.
Pertama, melazimkan doa. Orang yang
terbiasa dengan berdoa akan mengalir sebuah kekuatan yang mampu menjadikan
dirinya tegar. Bahkan, doa adalah sebuah proteksi ampuh menstabilkan kondisi
hati dengan berbagai macam keadaannya.
Disebut oleh Nabi Muhammad SAW,
“Tidak ada yang mampu menolak takdir kecuali doa.” (HR Ahmad). Bahkan, ada doa
yang langsung dari Allah untuk menuntun kita terhindar dari berbagai ujian,
musibah, dan bala. “Duhai Allah jangan sekali-kali Engkau uji kami di luar
batas kemampuan kami.” (QS al-Baqarah [2]: 286).
Kedua, kesungguhan takwa. Banyak
disebut oleh berbagai ayat bahwa kesungguhan dan keseriusan dalam ketakwaan
mengantarkan ketangguhan spiritual dalam menyelesaikan setiap kesulitan hidup.
Ini artinya semangat takwa menghindarkan sebuah peristiwa buruk dalam hidup
manusia. “Siapa yang bertakwa maka Allah jadikan baginya jalan keluar. Dan
Allah karunia kan rezeki dari arah tak terduga. Siapa yang menyerahkan
urusannya ke pada Allah maka akan dicukupkan (nikmat dan kebutuhannya) …” (Baca
QS al- Thalaq [65]: 2-3).
Ketiga, rida orang tua. Setelah kita
tegak dengan nilai-nilai Langit seperti disebut oleh dua poin di atas, saatnya
kita mengumpulkan energi dari bumi. Dan, kita perlu memulainya dari bilik kedua
orang tua kita. Doa dan restu mereka yang pada urutannya mengantarkan kepada
sejuta kebaikan, yang kita unduh tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat.
Keramat terampuh di dunia ini tidak lain doa dan restu orang tua. “Rida Allah
ada pada rida orang tua dan murka-Nya ada pada murka kedua orang tua,” demikian
sabda Nabi Muhammad SAW riwayat al-Hakim.
Keempat, sedekah. Keutamaan sedekah
sudah banyak yang menyebutkan. Bahkan, secara terang sebuah hadis
mengisyaratkan, “Sedekah itu benar-benar menolak bala.” (HR Thabrani dari
Abdullah ib nu Mas’ud). Karena, agama adalah amal. Maka, nikmat dan kelezatan
beragama akan berasa jika kita benar-benar mengamalkan. Karena itu, saat nya
kita buktikan dengan amal nyata. Kita bersedekah pasti ada proteksi bala yang
langsung Allah desain.
Kelima, istighfar. “Kami tidak akan
turunkan azab bencana selama mereka masih beristighfar.” (QS al-Anfal, 8: 33).
Berikutnya, silaturahim, berzikir, dan selawat. Terkait dengan zikir, disebut
oleh Nabi SAW, “Petir menyambar siapa pun, tetapi petir tidak akan menyambar
orang yang sedang berzikir.”
Terakhir, senantiasa berbuat baik.
Kebaikan yang kita tebarkan di bumi adalah kebaikan untuk kita yang Allah
gelontorkan dari langit (QS ar- Rahman [55]: 60). Wallahu
a’lam.
Kisah yang menggugah
Al kisah pada
hari jum’at ada seorang Ustd.Konglomerat yang selasai sholat Jum’at , ketika
pulang beliau singgah di restaurant dan melihat para pemuda sedang nongkrong
dan berjudi di meja sebelah , belaupun menghampiri mereka dan merekapun
menyambutnya dengan hangat krn beliau adalah orang terkenal terkaya di daerah
itu ,beliaupun duduk bersama dan langsung mengajak ngobrol , setelah lama
ngobrol ternyata beliau tau mereka semua muslim dan beliaupun membuka topik
baru….
Konglomerat :
Wahai para pemuda siapa yang mau kuberikan uang 1 Milyar ?
Para pemuda :
Saya…..saya….( semua mau )
Konglomerat :
Ok… aku akan berikan dengan syarat bersedia TAAT semua perintahku selama aku
hidup, bagaimana???
Para pemuda :
Ok…ok…tapi bagaimana kalau nanti perintah tuan mencelakakan kami ???????
Konglomerat :
Tenanglah aku tidak akan mencelakakan kalian , dan apabila itu terjadi silahkan
kalian langgar dan ambil uangku …bagaimana ????
Para pemuda :
Ok… kami siap…!!!!
Konglomerat :
Selain itu aku juga ingin menawarkan kepada kalian siapa yang mau menjual dua
buah matanya dengan harga 10 Milyar????
Para pemuda
:..!!!!!!! ( semua diam dan meraba-raba mata masing-masing)
Konglomerat :
Baiklah aku naikkan harganya 100 Milyar…..bgmana ???
Para pemuda :
( semua gemetar) Ti….ti…dak…. mau tuan ,,,,
Konglomerat :
Ja..ja..di kalian mau..nya berapa ??? Ok bagaimana kalau saya memberikan semua
kekayaan saya kurang lebih nilainya bisa mencapai 10 Trilyun….bgmana ???
Para pemuda :
Ti…ti…dak mau …..tuan!!!! walaupun dengan emas sebesar gunung , krn bagaimana
kami bisa menikmati uang tanpa mata…..???
Konglomerat :
Ha..ha.. ternyata kalian masih waras juga yah …!!! Wahai para pemuda sebenarnya
tadi aku hanya berniat ingin menyadarkan kalian bahwa sesungguhnya kalian
mempunyai harta yang tak ternilai dari Allah SWT , mulai mata, hidung ,mulut,
telinga , dll , coba bayangkan berapa harga yang sesuai untuk semua itu dan
seandainya jika ada salah satunya yang hilang, bagaimanakah rasanya hidup
ini…!!!..
Tadi kalian
semua mau taat mengikuti semua perintahku hanya dengan uang 1 Milyar tapi
mengapa kalian semua susah mentaati perintah Allah SWT untuk sholat Jum’at ??
padahal Allah telah memberikan kalian mata yang tak ternilai harganya….!!
Malahan bukan hanya lalai sholat tapi kalian juga malah bermain judi….!!!
cobalah berpikir wahai pemuda “Sesungguhanya kenikmatan dari Allah SWT tidak
sebanding walaupun dengan ibadah 1000 tahun”....
“Dan
sekiranya kamu menghitung nikmat Allah, niscaya tidak dapat menghitungnya.
Sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”
(QS. an-Nahl,
ayat 18)
Dan Allah
mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam Keadaan tidak mengetahui sesuatupun,
dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.
(QS. An-Nahl : 78)
Allah yang
telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan
tubuh) mu seimbang. (QS.82:7)
dalam bentuk
apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuh-mu.(QS.82:8)
dan apabila
ruh-ruh dipertemukan dengan tubuh. (QS.81:7)
Kami telah
menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami
menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang
serupa dengan mereka.(QS.76:28)
Kemudian Dia
menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) nya roh (ciptaan) -Nya dan Dia
menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit
sekali bersyukur.(QS.32:9)
Maka nikmat
Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS.55:13)
Dan (ingatlah
juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur,
pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari
(nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih".(QS.14:7)
Langganan:
Postingan (Atom)





































































